Cara Mancing Ikan Nila

11 Maret 2019 - Kategori Blog

Mancing Ikan Nila

Share info,…

Siapa yang engga tau tentang ikan yang suka hidup di sungai, waduk, atau pun rawa ini. Tentu semua pemancing mengetahui bahwa nila sangat mudah sekali ditemui di beberapa tempat yang disebutkan tadi.

Karakteristik atau sifat dari ikan nila adalah rakus dan mudah sekali berkembangbiak, selain itu fisiknya cukup kuat di dalam air yang keruh. Benar saja bahwa ikan nila ini bisa berukuran sangat besar, biasanya ikan besar inicara man hidup di dalam sebuah perairan liar.

Memang di seluruh penjuru negara indonesia terdapat ikan nila ini namun tahukah Anda bahwa ikan nila ini tidak berasal dari negara Indonesia melainkan berasal dari afrika. Namun begitu ikan nila ini memiliki populasi yang tidak sedikit di perairan air tawar di indonesia.

Maka dari itu banyak orang yang memburunya sebagai ikan konsumsi sekaligus untuk di budidayakan. Sekarang ini Saya akan membahas tentang cara mancing ikan nila yang benar dan juga apa umpan yang paling tepat untuk menangkap ikan tersebut.

Tips jitu kami untuk mancing ikan nila,

  1. Sama halnya dengan ikan mujair, ikan nila merupakan omnivora. Ikan ini memakan segala jenis umpan, baik dari lumut, daun talas, pelet, hingga cacing. Namun, yang paling baik untuk dijadikan umpan mancing ikan nila adalah lumut. Lumut yang dapat digunakan adalah lumut berwarna hijau dan yang halus.
  2. Mujair atau nila terbiasa membuat sarang berupa lubang di dasar empang atau danau yang digunakan untuk tempat tinggal, perkawinan dan memijah. Hal pertama yang harus diperhatikan saat memancing ialah, mencari terlebih dahulu lubang-lubang tersebut di daerah tepian yang agak dangkal yang berisi tanaman air.
  3. Untuk piranti pancing yang digunakan,bisa memakai senar ukuran 4-8 lbs, disesuaikan dengan reel dan joran. Untuk ukuran mata kail sekitar 7-11 lbs.
  4. Uniknya, memancing ikan nila bisa menggunakan pancingan tegeg tanpa ril maupun kenur. Dengan rangkaian seperti mancing ikan mas berpelampung, model pelampung boleh bulat atau model bulu dengan pemberat sebesar biji kedele. Penggunaan mata kail dirangkai 2 atau 3.
  5. Pertama-tama setel pelampung sepanjang kedalaman rata-rata pada sungai atau kolam, lalu tenggelamkan secara perlahan ke perairan. Lihat posisi pelampungnya, pindahkan ke berbagai arah. Perhatikan bila pelampung tiba-tiba tenggelam lebih dalam, bila lubangnya berpenghuni maka si nila akan berusaha menyingkirkan rangkai kail yang memasuki sarangnya. Hal ini membuat pelampung bergerak-gerak dan tinggal kecermatan pemancing untuk menyentak jorannya.

Umpan pancing ikan nila yang jitu,

Umpan Pelet P100

Bahan utamanya :

∼ Pelet p1000 (100 gr),
∼ Air panas secukupnya,
∼ AQUATIC ESSENCE, ikan nila.

Peracikan umpan :

√. Siapkan wadah yang cukup untuk pengadukan umpan,
√. Masukan pelet p1000 + air (panas) secukupnya kedalam wadah, kemudian aduk sampai rata dan kalis,
√. Diamkan sampai dingin, kemudian tambahkan 3 tts essen (bila kurang bisa ditambahkan lagi) aduk sampai rata,
√. Umpan siap dipakai.

Umpan Madu + Telur

∼ Kuning telur bebek/ayam,
∼ Madu secukupnya,
∼ Pelet P1000 (100gr),
∼ ESSENCE OIL, katilayu.

Peracikan umpan :

√. Siapkan wadah yang cukup untuk pengadukan umpan,
√. Masukan pelet + kuning telur + madu 2 sdm, aduk sampai kalis dan rata,
√. Tambahkan essen 3 tts (jika kurang boleh di tambahkan lagi sampai takaran essen pas) aduk sampai rata,
√. Umpan siap dipakai.

Catatan :

Jika anda mau mancing alangkah baiknya di bom dahulu menggunakan pelet atau bekatul/dedak supaya ikan nila kumpul dan cepat menyambar ikan.

 
Chat via Whatsapp